The First man on Jupiter
Exaggerating is an art!
Now viewing all posts in DARK JOURNALS–the series

Sama

October 23rd 2011

Warning: Do NOT read this if you are faint-hearted.   Perut buncit Wawan membuatku mengantuk. Aku sudah tidak tidur selama dua puluh empat jam penuh menunggunya keluar ruang interogasi. Ketika dia muncul, rasa kantukku bukannya berkurang malahan bertambah. “Uda ngaku dia?” “Sabar dulu, lah. Gua ambil kopi dulu, ya. Kita ngobrol diluar. Uda asem mulut […]

Read On 2 Comments

The Club–part 4–END

July 11th 2011

Aku duduk di kursi itu dan menjadi pusat perhatian seluruh orang tidak jelas yang ada disana yang menuntutku menyebutkan satu nama untuk mereka buat sengsara??? Aku benar-benar tidak beruntung. Mungkin marahku terkadang bisa meledakkan rumahku. Tapi tidak untuk membunuh! Dan sekarang apa yang harus aku lakukan? Apakah ada kemungkinan untukku hidup apabila aku menolak? Aku […]

Read On No Comments

THE CLUB–PART 3

June 1st 2011

Jadilah aku satu-satunya dengan tangan diatas. Sally menatapku dengan matanya yang buas. Dan sepertinya Sally bukan satu-satunya hewan buas disana. Aku menjadi pusat perhatian di ruangan itu. “Come.” Kata Sally yang memerintahku dengan jarinya yang menggoda. Aku bukan orang yang demam panggung. Tetapi apakah aku sekarang berkeringat? Dahiku? Hidungku? Kenapa aku merasa begini? Pertanyaan bodoh […]

Read On 7 Comments

The Club–Part 2

May 24th 2011

Aku menganggap “kasus” kali ini sangat beresiko. Informasi yang aku dapat dari si buncit itu sangat sedikit. Tapi tetap saja aku nekad kesana. Aku memilih memakai kaos hitam, jeans hitam serta jaket semi resmi. Paling tidak pakaianku cukup fleksibel untuk macam acara yang aku sendiri belum tahu bagaimana. Aku sudah berada di taksi yang menuju […]

Read On 5 Comments

The Club–Part 1

May 22nd 2011

Dunia ini sangat penuh dengan orang-orang aneh. Aku salah satunya dan aku salah satu dari manusia yang tahu akan hal itu karena baru saja mendatangi sebuah klub exclusive berkat bantuan Wawan—polisi buncit yang menjadi informanku. Pertama kali aku mendengar tentang klub ini dari Wawan, aku langsung terbayang film-film seperti SAW dan sejenisnya. Tetapi aku salah. […]

Read On 5 Comments

Ironis

March 28th 2011

Aku sedang menuggu Wawan–informanku untuk berita-berita kejahatan dan kejanggalan di Jakarta–di depan RS. St. Carolus. Menurut SMS nya, dia akan menceritakan sebuah berita tragis tentang seorang gadis korban kekerasan yang ironis. Untuk sementara setelah membaca SMS dari Wawan, aku sempat memutuskan untuk tidak datang. Namun seolah membaca pikiranku, belum selesai aku mengetik balasan SMS ke […]

Read On 5 Comments

Karma

August 24th 2010

“This is a true story.” Kataku untuk menyemangati diriku sendiri. Sore itu aku mengunjungi seorang teman di bilangan Jakarta Selatan. Kebetulan rumahnya sedang ramai. Ada tiga saudara jauhnya sedang berkumpul disana. Salah satu dari ketiga itulah sumber dari ceritaku kali ini. Namanya Nanda. Dia adalah laki-laki tiga puluhan yang sudah beristri dan beranak dua. Dari […]

Read On 2 Comments

SERIUS

August 7th 2010

“Serius” adalah bagian dari DARK JOURNALS–the series Aku sungguh salut mendengar cerita Wawan sore itu. Ingin rasanya aku bertemu dengan Nita-tokoh di cerita Wawan dan memberinya selamat walau sekarang dia sedang ada di penjara. Polisi buncit informanku itu—Wawan—mengirimkan sebuah pesan pendek ke hapeku untuk bertemu. Buatku, bertemu dengannya adalah mengorbankan dua ratus ribu rupiah untuk […]

Read On 4 Comments

ANTARA–part III (end)

July 6th 2010

“Silahkan duduk.” Kata si nenek. Aku duduk bersila  setelah melepaskan sepatuku. Dadaku tiba-tiba berdetak kencang. “Ini Jana. Ini nak Alek. Dia ingin berbicara dengan mantan pacarnya.” Nenek itu menjelaskan apa yang terjadi. “Apakah saya akan ditinggal berdua dengan Jana?” “TIDAK!” Nenek itu berkata cepat dan menoleh ke arahku. “Tapi, saya ingin pembicaraan pribadi karena…”’ “TIDAK!” […]

Read On No Comments

ANTARA–part II

July 5th 2010

Nenek itu masuk ke dalam rumah dan beberapa saat keluar ke ruang tamu membawa secangkir kopi. Aku sempat berpikir bahwa mungkin hampir semua tamu yang datang meminta kopi dan oleh karena itulah dia juga menghidangkan kopi untukku. Tapi aku juga sempat menduga-duga bahwa sebenarnya Jana yang sedang ada di dalam rumah sudah tahu apa seleraku […]

Read On No Comments